18 Istilah garis keturunan dalam budaya Jawa
![]() |
| Ilustrasi garis keturunan |
Jawa dikenal memiliki budaya yang sangat luar biasa hebatnya dalam berbagai hal. Khusus nya dalam sebuah penamaan, ada banyak sekali kosakata dalam bahasa Jawa yang secara rinci memberikan penamaan pada sesuatu. Salah satunya adalah mengenai penamaan sebuah garis keturunan. Perlu diketahui bahwa dalam budaya Jawa, ada penamaan dalam garis keturunan sejauh hingga keturunan ke 18. Artinya kita mundur ke belakang dari Bapak/Ibu ke kakek/nenek ke Mbah Buyut dan seterusnya.
Mungkin di era modern seperti sekarang banyak yang sudah tidak terlalu mengetahui dan sudah tidak begitu mempedulikan bahkan nyaris melupakan penamaan garis keturunan dalam budaya jawa hingga keturunan ke 18 tersebut. Banyak dari kita hanya mengetahui sampai canggah atau lebih jauh sedikit sampai udhek-udhek. Oleh karena itu, dalam nguri nguri budaya leluhur, kali ini wartajowo akan membagikan informasi mengenai penamaan garis keturunan hingga keturunan ke 18 dalam bahasa Jawa. Monggo kita simak
Berikut adalah istilah garis keturunan dalam bahasa Jawa yang telah wartajowo rangkum :
Keturunan ke-1 bernama Anak
Keturunan ke-2 bernama Putu, atau dalam bahasa Indonesia kita sering menyebutnya sebagai “cucu”
Keturunan ke-3. Bernama Buyut, dalam bahasa Indonesia disebut “cicit” ( anak dari cucu )
Keturunan ke-4. Bernama Canggah
Keturunan ke-5. Bernama Wareng
Keturunan ke-6. Bernama Udhek-Udhek
Keturunan ke-7. Bernama Gantung Siwur
Keturunan ke-8. Bernama Gropak Senthe
Keturunan ke-9. Bernama Debog Bosok
Keturunan ke-10 .Bernama Galih Asem
Keturunan ke-11. BernamaGropak waton
Keturunan ke-12. Bernama Cendheng
Keturunan ke-13. Bernama Giyeng
Keturunan ke-14. Bernama Cumpleng
Keturunan ke-15. Bernama Ampleng
Keturunan ke-16. Bernama Menyaman
Keturunan ke-17. Bernama Menya-menya
Dan yang terakhir adalah keturunan ke-18. bernama Trah tumerah.
Itulah penamaan atau istilah untuk garis keturunan dalam bahas Jawa. Semoga tulisan singkat ini bisa memberikan tambahan wawasan khususnya wawasan budaya Jawa bagi kita semua.

makasih ya kak uda share
BalasHapusresep apel pie